Hindari Lubang Jalan, Truk Canter Tabrakan dengan Avanza di Batang Tarang
KLIKWARTAKU — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Pontianak, tepatnya di Dusun Taman, Desa Semoncol, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Insiden ini melibatkan sebuah truk Canter dan mobil penumpang Toyota Avanza.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat arus lalu lintas terpantau ramai namun lancar. Cuaca cerah dan kondisi jalan beraspal membuat aktivitas kendaraan di jalur itu cukup padat, meski terdapat beberapa titik jalan berlubang.
Truk Canter bernomor polisi KB 8603 ED yang dikemudikan Warsito, 33 tahun, melaju dari arah Pontianak menuju Batang Tarang. Saat memasuki tikungan di lokasi kejadian, pengemudi berupaya menghindari lubang di badan jalan. Manuver tersebut menyebabkan posisi truk melintang ke jalur berlawanan dan menutup sebagian badan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Avanza bernomor polisi KB 1064 VD yang dikemudikan Tio, 30 tahun. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi Avanza tidak sempat menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan.
Benturan terjadi di bagian samping truk dan bagian depan Avanza. Akibat kecelakaan itu, Avanza mengalami kerusakan cukup berat pada bagian depan kendaraan, sementara truk Canter hanya mengalami kerusakan ringan.
Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun mengatakan kecelakaan dipicu oleh kondisi jalan dan jarak pandang yang terbatas. “Pengemudi truk berusaha menghindari lubang, namun kendaraan menjadi melintang. Di saat yang sama, kendaraan dari arah berlawanan sudah terlalu dekat,” kata dia.
Menurut Miskun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kedua pengemudi dalam kondisi selamat dan telah dimintai keterangan oleh petugas.
Petugas Polsek Batang Tarang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan, serta membantu proses evakuasi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas mengingat posisi jalan yang menikung dan rawan kecelakaan lanjutan.
Miskun mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di ruas jalan yang mengalami kerusakan. “Pengemudi harus menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” ujarnya.***







