Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Polres Bengkayang Kerahkan 56 Personel dalam Operasi Ketupat Kapuas
KLIKWARTAKU — Kepolisian Resor Bengkayang, Kalimantan Barat, menyiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026. Sebanyak 56 personel disiagakan untuk mendukung pengamanan di wilayah hukum Polres Bengkayang.
Persiapan pengamanan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang, Senin, 9 Maret 2026. Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, TNI, instansi pemerintah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Wakil Kepala Polres Bengkayang, Komisaris Polisi Suparwoto, mengatakan rapat koordinasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama arus mudik Lebaran.
“Melalui rakor ini kita menyamakan persepsi dan langkah seluruh stakeholder agar pengamanan Idul Fitri dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” kata Suparwoto.
Menurut dia, selain mengerahkan puluhan personel, kepolisian juga akan mendirikan tiga pos pengamanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut berada di kawasan Bengkayang, Simpang Pantai Samudera Indah, serta Terminal Sungai Duri.
Pos-pos itu akan berfungsi sebagai pusat pengawasan sekaligus layanan masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran, terutama untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal menilai koordinasi lintas sektoral penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan daerah selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ia menyoroti perlunya penguatan pengamanan di wilayah yang memiliki mobilitas masyarakat tinggi, seperti Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan yang memiliki kawasan wisata pantai.
Ketua DPRD Bengkayang, Debit, juga mengingatkan potensi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran. Ia menilai langkah antisipasi perlu difokuskan pada kawasan rawan kecelakaan lalu lintas serta objek wisata yang biasanya dipadati pengunjung.
Dalam pemaparan Kepala Bagian Operasi Polres Bengkayang, Rismanto Ginting, terdapat sejumlah potensi kerawanan menjelang hingga setelah Idul Fitri. Di antaranya fluktuasi harga bahan pokok, meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik maupun berwisata, hingga potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, aparat juga mewaspadai kemungkinan meningkatnya kejahatan konvensional seperti pencurian, penipuan, dan penyalahgunaan narkotika. Potensi bencana alam seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor turut menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
Perwakilan Dinas Perhubungan Bengkayang menyatakan kesiapan mendukung pengamanan melalui penempatan personel di pos-pos pengamanan serta pelaksanaan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang beroperasi di wilayah Bengkayang.
Setelah rapat tingkat daerah, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral secara daring bersama Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Pipit Rismanto mengatakan momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat.
Menurut dia, Polda Kalimantan Barat bersama TNI serta kementerian dan lembaga terkait akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Operasi tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 2.274 personel gabungan. Rinciannya, 730 personel dari Polri dan 1.544 personel dari berbagai instansi terkait.
Selain itu, Polda Kalimantan Barat akan mendirikan 38 pos pengamanan, 15 pos pelayanan, serta 6 pos terpadu di berbagai wilayah provinsi tersebut, terutama di pusat aktivitas masyarakat seperti rumah ibadah, terminal, pelabuhan, bandara, objek wisata, dan pusat perbelanjaan.
Melalui operasi ini, aparat keamanan diharapkan mampu memastikan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.***









