LPTQ Sanggau Ingatkan Peserta Patuhi Juknis MTQ ke-34
KLIKWARTAKU – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sanggau, Burhanuddin mengingatkan peserta MTQ ke-34 untuk mematuhi petunjuk teknis yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) LPTQ nomor 04/LPTQ-SGU/II/2026 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan MTQ ke-34 tingkat Kabupaten Sanggau di Kecamatan Tayan Hilir tahun 2026.
Dalam surat edaran tersebut, lanjut Burhanuddin, menjelaskan enam point penting terkait pelaksanaan MTQ. Pertama, waktu penyelenggaran. Kedua, Cabang/Golong Musabaqah dan peserta. Ketiga, Sistem Musabaqah. Kelima, Waktu Musabaqah dan waktu tampil. Kelima, Pendaftaran peserta dan Keenam, Sanksi-sanksi.
“Total ada lima Cabang dengan 21 golongan lomba,” ujarnya saat membuka Tekhnical Meeting (TM) yang berlangsung di aula Gedung Utin Wangi Gusti Jakfar Kecamatan Tayan Hilir, Minggu 21 Juni 2026.
Kepada para peserta, Burhanudfim yang juga Mantan Asisten Bupati Sanggau itu berpesan untuk menyelesaikan masalah yang dirasakan saat pelaksanaan MTQ dengan musyawarah dan kepala dingin.
“Karena kita ini semua adalah keluarga besar. Tujuan kita bukan hanya meraih prestasi tapi yang tak kalah pentingnya adalah mempererat silaturahmi antar kita semua. Raihlah prestasi dengan penuh martabat,” ujarnya mengingatkan.
Sementara itu, koordinator dewan hakim, Khairudin menjelaskan secara rinci teknis pelaksanaan termasuk masalah-masalah yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan MTQ.
“Misalnya, kalau ada peserta yang sakit berdasarkan keterangan official akan diberikan tempo. Begiti juga kalau listrik tiba-tiba padam maka peserta masih diberikan kesempatan untuk mengulang pada saat listrik nyala kepada undian berikutny untuk tampil, baru setelah itu yang bersangkutan,” ungkapnya.
Kepada seluruh peserta, Khairudin yang juga mantan Qori nasional itu mengingatkan saat dimeja pertandingan peserta tidak boleh memegang mix.
“Tolong informasikan kepada peserta nanti jangan memegang mix. Biarkan saja petugas yang mengaturnya. Kadang anak-anak kita inikan saking latahnya megang mix. Jadi kita sepakati semua bahwa peserta tidak boleh memegang mix sepakat ya,” pungkasnya.***







