Internet Gratis hingga Subsidi SPP, Langkah Nyata Norsan-Krisantus Bangun Pendidikan
KLIKWARTAKU – Genap satu tahun memimpin Kalimantan Barat, Gubernur Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Sejak awal masa jabatan, berbagai langkah strategis dijalankan untuk memperluas akses, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memastikan pemerataan layanan pendidikan di seluruh kabupaten dan kota.
Salah satu fokus utama adalah percepatan digitalisasi pendidikan. Pemerintah Provinsi Kalbar menggulirkan program internet gratis bagi sekolah guna menunjang proses belajar berbasis teknologi.
Program ini telah diuji di sejumlah sekolah dan dirancang tanpa membebani biaya operasional, sehingga guru dan siswa dapat mengakses materi pembelajaran secara lebih cepat dan luas.
Di bidang pembiayaan, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada siswa di sekolah swasta melalui kebijakan subsidi SPP.
Sekitar 21 ribu siswa di 274 sekolah prioritas menerima bantuan tersebut. Untuk tingkat SMA dan SMK, subsidi diberikan sebesar Rp100 ribu per bulan, sementara siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) memperoleh Rp200 ribu per bulan.
Kebijakan ini bertujuan memastikan kondisi ekonomi tidak lagi menjadi hambatan bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.
Upaya pemerataan akses turut diperkuat melalui pengembangan program Sekolah Rakyat yang menyasar keluarga kurang mampu.
Program ini dirancang sebagai sistem pendidikan terpadu dari jenjang dasar hingga menengah dengan jumlah siswa terbatas di setiap kelas, sehingga proses belajar dapat berlangsung lebih efektif.
Sekolah ini direncanakan gratis dan inklusif, sembari menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
Sementara itu, peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui rencana pembangunan Sekolah Garuda Unggul di Mempawah.
Lahan seluas 24 hektare telah disiapkan dan diserahkan kepada pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sekolah unggulan tersebut.
Kehadirannya diharapkan melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, pemerintah daerah juga memperhatikan kesehatan siswa melalui program Makan Bergizi Gratis.
Menurut Ria Norsan, pemenuhan gizi menjadi faktor penting dalam mendukung kemampuan belajar dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan sinergi berbagai program tersebut, kepemimpinan Norsan–Krisantus optimistis mampu mendorong kemajuan pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kalimantan Barat, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di masa depan. ***









