klikwartaku.com
Beranda Metropolitan Krimhum Sembunyikan Shabu dalam Lipatan Uang, Pengedar di Landak Tak Berkutik Ditangkap Polisi

Sembunyikan Shabu dalam Lipatan Uang, Pengedar di Landak Tak Berkutik Ditangkap Polisi

FOTO: Pria berinisial A ditangkap polisi di Desa Darit, Kecamatan Menyuke usai terbukti menyimpan paket sabu untuk diedarkan. (Dok. Humas Polres Landak)

KLIKWARTAKU — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Landak berhasil membekuk seorang pria berinisial A yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Dusun Benteng, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, pada Sabtu 2 Mei 2026.

Kasat Resnarkoba Polres Landak, Iptu Yulianus Van Chanel membenarkan penangkapan tersebut. Penindakan dilakukan di jalan Gang Goang saat pelaku sedang mengendarai sepeda motor.

Saat pelaku berhenti di tepi jalan, lanjut dia, petugas langsung melakukan penyergapan. Dengan disaksikan aparat desa dan kecamatan setempat, tim melakukan penggeledahan badan dan menemukan sejumlah barang bukti di saku celana yang bersangkutan.

“Di saku kanan, ditemukan satu plastik klip berisi empat paket kristal diduga shabu dan satu plastik klip berisi dua paket sabu. Sementara di saku kiri ditemukan dua plastik klip berisi sabu yang disembunyikan di dalam lipatan uang kertas pecahan Rp2 ribu,” kata Yulianus, Rabu 6 Mei 2026.

Dia menerangkan, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah milik pelaku. Di dalam kamar ditemukan kotak senter warna putih berisi dua plastik klip sabu, satu alat hisap (bong) dari botol kaca, timbangan digital warna hitam, dan tiga sendok dari potongan pipet.

“Dari hasil penggeledahan badan dan rumah, total berat barang bukti yang diamankan mencapai 4,55 gram. Pelaku A beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mapolres Landak untuk proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Yulianus mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi aktivitas pelaku. Tanpa dukungan informasi dari warga, pengungkapan kasus tentu akan lebih sulit dilakukan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya demi melindungi generasi muda. Satresnarkoba juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” pungkasnya.***

Bagikan:

Iklan