Keutamaan Puasa Hari ke-22 Ramadan, Dijauhkan dari Rasa Takut Saat Ditanya Malaikat di Alam Kubur
KLIK WARTAKU – Memasuki hari ke-22 bulan suci Ramadan, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa diyakini memperoleh sejumlah keutamaan istimewa. Salah satu keutamaan yang sering disebut dalam literatur keislaman adalah perlindungan dari rasa takut saat menghadapi pertanyaan malaikat di alam kubur.
Bulan Ramadan sendiri bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta memperbaiki diri.
Setiap hari di bulan Ramadan dipercaya memiliki keutamaan tersendiri. Keutamaan tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.
Dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah dijelaskan bahwa orang yang berpuasa pada hari ke-22 Ramadan akan mendapatkan kemuliaan berupa ketenangan ketika menghadapi pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur.
Disebutkan bahwa Allah SWT akan menjauhkan mereka dari rasa takut saat menghadapi ujian tersebut serta memberikan kemudahan ketika menjalani fase kehidupan setelah kematian.
Riwayat tentang keutamaan puasa juga sejalan dengan hadis Rasulullah SAW tentang besarnya pahala ibadah puasa.
Hadis Nabi Muhammad SAW:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ
Artinya:
“Puasa adalah perisai.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa puasa memiliki kedudukan istimewa karena menjadi pelindung bagi seorang Muslim, baik dari perbuatan dosa maupun dari berbagai keburukan.
Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah. Pada fase ini terdapat malam yang sangat istimewa, yakni Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Karena itu, selain berpuasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan seperti:
- membaca Al-Qur’an
- memperbanyak doa
- berzikir
- bersedekah
- melaksanakan salat malam atau qiyamul lail
Dengan meningkatkan ibadah di penghujung Ramadan, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan, ampunan, dan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Momentum hari-hari terakhir Ramadan juga menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah, sehingga ibadah yang dijalankan tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga membawa ketenangan hidup di dunia dan akhirat.










