GP Ansor Kalbar Dorong Kader Menjadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Era AI
KLIKWARTAKU – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pontianak mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting se-Kecamatan Pontianak Utara untuk Masa Khidmah 2026–2028 di Aula Kantor Camat Pontianak Utara, Sabtu 20 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kaderisasi sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan kebangsaan dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Mengusung tema “Meneguhkan Kaderisasi dan Memperkuat Sinergi Dalam Menjaga Empat Pilar Kebangsaan Serta Menghadirkan Kemaslahatan di Era Artificial Intelligence”, kegiatan ini dihadiri kader GP Ansor, tokoh organisasi, unsur kepolisian, dan berbagai elemen masyarakat.
Selain prosesi inaugurasi kepengurusan, kegiatan juga diisi dengan materi wawasan kebangsaan dan literasi digital.
Narasumber wawasan kebangsaan, Muhammad, menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, terutama ancaman di ruang digital seperti penyebaran hoaks, paham radikal, intoleransi, hingga politik identitas yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.
Menurutnya, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda.
Karena itu, pemuda diharapkan mampu menjadi agen pemersatu dengan mengedepankan sikap toleransi, persaudaraan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pemateri literasi digital Aminullah, S.T., menjelaskan pentingnya pemahaman dan pemanfaatan teknologi AI secara bijak.
Ia menilai perkembangan teknologi membawa banyak peluang positif di berbagai sektor, namun juga menyimpan risiko apabila digunakan untuk tujuan yang merugikan.
Menurut Aminullah, penyalahgunaan AI dapat memicu munculnya konten palsu, manipulasi informasi, penipuan digital, hingga penyebaran ujaran kebencian.
Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kemampuan literasi digital dan membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Wakil Ketua PW GP Ansor Kalimantan Barat mengapresiasi tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan wawasan kebangsaan dan literasi digital menjadi langkah penting dalam membekali kader menghadapi dinamika sosial serta perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Pontianak yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara mengingatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi AI.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga persatuan dan tidak terlibat dalam penyebaran informasi yang dapat menimbulkan perpecahan.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader yang religius, nasionalis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa serta membina generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif di era digital. ***









