klikwartaku.com
Beranda Pro Kalbar Jonny Pesta Simamora Dorong Merek Kolektif Perkuat Daya Saing Koperasi dan Produk Lokal Kalbar

Jonny Pesta Simamora Dorong Merek Kolektif Perkuat Daya Saing Koperasi dan Produk Lokal Kalbar

Kakanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora

KLIKWARTAKU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat mendorong percepatan pendaftaran dan pemanfaatan Merek Kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), koperasi, UMKM, dan kelompok usaha di Kalimantan Barat. Langkah tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pemetaan Potensi dan Dorongan Pendaftaran Merek Kolektif KD/KMP dan Non-KD/KMP di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Ibis City Center Pontianak tersebut melibatkan Kanwil Kemenkum Kalbar, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, pengurus KD/KMP, serta pelaku UMKM. Kegiatan diarahkan untuk memetakan potensi produk dan jasa yang dapat dikembangkan melalui Merek Kolektif sekaligus memberikan pemahaman mengenai mekanisme pendaftaran dan tata kelolanya.

Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual menegaskan bahwa Merek Kolektif bukan sekadar identitas bersama, tetapi dapat menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat.

«“Merek Kolektif tidak hanya menjadi identitas bersama, tetapi juga dapat membangun reputasi, meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat posisi produk di pasar, serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk yang dihasilkan koperasi, UMKM, kelompok usaha, dan masyarakat.”»

Menurut Jonny, pengembangan Merek Kolektif harus dibangun melalui kesiapan kelembagaan, standar kualitas, kesepakatan penggunaan merek, serta pengawasan bersama. Karena itu, pemetaan menjadi tahapan penting untuk mengetahui potensi sekaligus kesiapan kelompok sebelum diarahkan pada proses pendaftaran.

“Pendaftaran merek harus menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan. Pemerintah hadir sebagai pembina dan fasilitator untuk membantu kelompok mengidentifikasi potensi, memperkuat kelembagaan, menjaga standar dan kualitas produk, hingga mempersiapkan pendaftaran Merek Kolektif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Kalbar bersama DJKI juga memberikan edukasi mengenai karakteristik Merek Kolektif, prinsip pelindungan merek, tata cara pendaftaran, serta pentingnya menjaga konsistensi mutu dan reputasi produk. Berdasarkan pemetaan awal, terdapat sedikitnya 53 KD/KMP di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang dinilai memiliki potensi untuk didorong dalam pendaftaran Merek Kolektif.

Selain sosialisasi, Kanwil Kemenkum Kalbar memfasilitasi secara langsung pendaftaran Merek Kolektif bagi 16 KD/KMP. Fasilitasi mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen, penentuan kelas jasa, hingga pengajuan permohonan melalui sistem pendaftaran daring.

Bukti tanda terima pendaftaran juga diserahkan kepada sejumlah koperasi, di antaranya KDMP Sungai Raya Dalam, KDMP Sungai Kakap, KDMP Punggur, dan KDMP Sedang. Langkah ini diharapkan menjadi awal penguatan identitas usaha koperasi sekaligus membuka peluang pelindungan Kekayaan Intelektual terhadap produk-produk turunan yang dihasilkan.

Jonny menegaskan, Kanwil Kemenkum Kalbar siap memberikan pendampingan agar proses pendaftaran berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, percepatan layanan tetap harus dilakukan dengan menjaga ketepatan administrasi dan kualitas dokumen.

“Kanwil Kemenkum Kalbar siap membantu, khususnya dalam pemeriksaan formalitas administrasi sebelum dokumen diunggah ke sistem. Dengan demikian, kita dapat meminimalkan kesalahan dan menghindari proses pengajuan yang berulang,” kata Jonny.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada peningkatan jumlah pendaftaran, tetapi berlanjut pada pemanfaatan Merek Kolektif sebagai aset ekonomi. Dengan pengelolaan yang konsisten, Merek Kolektif diharapkan mampu memperkuat identitas produk lokal, meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kalimantan Barat.

Bagikan:

Iklan