klikwartaku.com
Beranda Pro Kalbar Kayong Utara Dinkes Kayong Utara Perkuat Penanganan Dampak Kabut Asap Karhutla

Dinkes Kayong Utara Perkuat Penanganan Dampak Kabut Asap Karhutla

KLIKWARTAKU  Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara turut terlibat langsung dalam penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah.

Keterlibatan tersebut dilakukan menyusul ditetapkannya Kayong Utara dalam status Tanggap Darurat Bencana Kabut Asap akibat Karhutla Tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers, M.A.R.S., mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan dukungan kesehatan bagi petugas yang berada di lokasi pemadaman, tetapi juga melakukan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat terkait dampak paparan asap.

“Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana terlibat langsung dalam penanganan dampak karhutla. Tidak hanya penanganan bagi para petugas pemadam kebakaran di lokasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak asap terhadap saluran pernapasan,” ujar Sisca.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Salah satu langkah yang dianjurkan adalah mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas yang kurang perlu di luar rumah. Apabila memang harus melakukan kegiatan di luar rumah, gunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan,” katanya.

Selain perlindungan diri dari paparan asap, Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Masyarakat diminta tidak membakar sampah, terlebih membakar lahan maupun pekarangan.

Sisca menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.

Kebiasaan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar dapat memperbesar risiko kebakaran, terutama dalam kondisi cuaca yang mendukung penyebaran api.

Di sisi lain, petugas kesehatan dari sejumlah puskesmas juga telah dilibatkan dalam tim posko penanganan karhutla di setiap kecamatan.

Tim tersebut memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Petugas kesehatan puskesmas yang tergabung dalam tim posko penanganan karhutla di setiap kecamatan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” jelas Sisca.

Pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang terdampak kabut asap tetap mendapatkan pemantauan dan penanganan kesehatan.

Dengan kondisi Kayong Utara yang telah memasuki status tanggap darurat kabut asap, dan data ISPU telah Berbahaya, masyarakat diimbau tetap mengikuti arahan pemerintah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla. *** Julizal

Bagikan:

Iklan