klikwartaku.com
Beranda Ekonomi UMKM Terdampak Bencana Didorong Masuk Program MBG, Pemerintah Percepat Pemulihan Ekonomi

UMKM Terdampak Bencana Didorong Masuk Program MBG, Pemerintah Percepat Pemulihan Ekonomi

Ilustrasi MBG

KLIKWARTAKU – Kementerian UMKM mempercepat pemulihan ekonomi pelaku usaha terdampak bencana di Sumatera dengan mendorong keterlibatan mereka dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diharapkan membuka akses pasar sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan peningkatan jumlah dapur dalam program MBG menciptakan peluang besar bagi UMKM sebagai pemasok bahan pangan.

“Hal ini menuntut hadirnya pengusaha UMKM yang sehat, kuat, dan berdaya saing, dengan kemampuan menyediakan produk-produk berkualitas,” ujar Riza saat membuka workshop di Sumatera Barat secara virtual, Rabu (8/4).

Menurutnya, kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memulihkan ekonomi masyarakat pascabencana sekaligus meningkatkan kapasitas produksi UMKM di daerah terdampak.

Melalui workshop tersebut, pemerintah mendorong dapur MBG menerapkan kebijakan afirmatif dalam pengadaan, dengan memprioritaskan produk lokal dari pelaku UMKM.

“Melalui workshop ini diharapkan lahir pengusaha UMKM unggul sebagai pemasok yang siap memenuhi kebutuhan dapur serta menjalin kerja sama dengan SPPG, khususnya di Sumatera Barat,” kata Riza.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM sektor pangan, pengelola operasional dapur, dan UMKM afirmatif. Program ini merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya diawali dengan webinar.

Selanjutnya, peserta akan melalui tahap kurasi untuk mengikuti pelatihan lanjutan, pendampingan usaha, hingga business matching dengan SPPG di wilayah Sumatera Barat.

Riza menegaskan, UMKM diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi erat antara Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas UMKM, mulai dari kapasitas produksi hingga standar keamanan pangan.

Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem MBG yang inklusif dan berkelanjutan, di mana UMKM berperan sebagai mitra strategis.

“Dengan dukungan afirmasi dan keterlibatan dalam program MBG, UMKM terdampak bencana diharapkan tidak hanya bangkit, tetapi juga tumbuh berkelanjutan dan semakin berdaya saing,” ujarnya.**

Bagikan:

Iklan