klikwartaku.com
Beranda Pro Kalbar Norsan Sebut 6 Pemda Harus Pinjam Uang untuk Gaji Pegawai, DPRD Kalbar: Pemerintah Pusat Jangan Ngeyel

Norsan Sebut 6 Pemda Harus Pinjam Uang untuk Gaji Pegawai, DPRD Kalbar: Pemerintah Pusat Jangan Ngeyel

Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat serahkan SK PPPK. Foto: Dok. Antara

KLIKWARTAKU – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan sebuat ada enam kabupaten kota, di antaranya Melawi dan Singkawang, yang terpaksa harus pinjam uang di Bank Kalbar untuk bisa bayar gaji pegawai.

“Ada Kabupaten Melawi, yang meminjam di Bank Kalbar ya Singkawang, Kubu Raya. Dia sih dikatakan collapse tidak juga, cuman dibantu pembiayaan bank daerah. Kalau ndak ada bantuan itu, ndak bisa bayar gaji pegawai,” ungkap Ria Norsan.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kalbar, Heri Mustamin, mengingatkan pemerintah pusat jangan ngeyel dan sebaiknya memberikan kelonggaran kepada pemerintah daerah.

Heri berharap pemerintah pusat menunda pemberlakuan maksimal 30 persen belanja daerah.

“Kami berharap pemerintah pusat seperti statement Menteri Dalam Negeri yang akan menunda pemberlakuan maksimal 30 persen belanja pegawai. Pemerintah pusat jangan hanya berikan instruksi, di sisi lain dia mengurangi transfer daerah. Jadi pemerintah pusat harus cermat juga memperhatikan pemerintah daerah karena tanpa ada daerah tentu tidak ada pemerintah pusat. Jadi jangan terlalu ngeyel juga lah,” tegas Heri Mustamin pada Senin (15/6/2026)

Bagikan:

Iklan