Larangan Beli BBM Pakai Jeriken, DPRD Pontianak Dorong Pertamina Beri Solusi untuk Warga Penjual Bensin Eceran
KLIKWARTAKU – Usai kejadian antrean panjang BBM di SPBU, Pertamina mengeluarkan larangan warga membeli bensin menggunakan jeriken. Larangan ini dikeluarkan Pertamina sebagai salah satu kebijakan agar tidak terjadi penimbunan BBM.
Namun di lain sisi, warga yang sehari-hari menggantungkan hidupnya sebagai penjual bensin eceran merasa dipersulit. Bahkan banyak dari mereka yang tak bisa berjualan lantaran tak bisa membeli minyak di SPBU untuk dijual kembali.
“Kami mengapresiasi langkah tegas yang diambil Pertamina dengan melarang SPBU menjual BBM ke warga yang membeli menggunakan jerikan. Tapi, mereka yang sehari-hari berjualan bensin eceran ini yang kesulitan,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Berdi pada Senin (23/3/2026).
Berdi bilang, bahkan ada warga yang terpaksa menutup kios bensinnya karena tak bisa membeli BBM di SPBU.
“Dampaknya, banyak warga pemilik kios bensin tutup karena tak bisa lagi beli di SPBU. Karena itu, kami minta Pertamina carikan solusi atau jalan keluar gimana caranya agar mereka tetap bisa membuka kios bensinya,” tambah Berdi.
Menurutnya, para pemilik kios bensin ini biasanya tak hanya menjual pertalite saja, tetapi juga bahan bakar jenis lain yang tak bersubsidi.
“Kami juga meminta Pertamina untuk memperbaiki rantai distribusi agar kejadia. beberapa hari yang lalu tidak terulang lagi di kemudian hari,” tutupnya.






