klikwartaku.com
Beranda Internasional Kereta Cepat di India Tabrak Kawanan Gajah, Tujuh Ekor Termasuk Anak Gajah Tewas

Kereta Cepat di India Tabrak Kawanan Gajah, Tujuh Ekor Termasuk Anak Gajah Tewas

Tabrakan kereta cepat di Assam, India timur laut, menewaskan tujuh gajah liar Asia saat menyeberangi rel. Insiden ini kembali menyoroti konflik antara jalur transportasi dan habitat satwa. Foto: Tangkapan layar YouTube Deccan Herald

KLIKWARTAKU — Sebuah insiden tragis terjadi di India timur laut ketika kereta ekspres berkecepatan tinggi menabrak kawanan gajah liar yang sedang menyeberangi rel. Akibat kecelakaan tersebut, tujuh ekor gajah Asia, termasuk beberapa anak gajah, dilaporkan tewas di tempat.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu dini hari di Distrik Hojai, Negara Bagian Assam. Pejabat setempat menyebutkan, satu anak gajah lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis satwa.

Pihak Northeast Frontier Railway mengungkapkan bahwa masinis kereta tujuan New Delhi sempat melihat puluhan gajah berada di jalur rel dan segera mengaktifkan rem darurat. Namun, kecepatan kereta yang tinggi membuat tabrakan tidak dapat dihindari sepenuhnya.

Benturan keras tersebut menyebabkan lima gerbong kereta anjlok dari rel. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun jiwa dari pihak penumpang dan kru kereta. Insiden ini sempat memicu pembatalan dan pengalihan sejumlah perjalanan kereta di wilayah tersebut sepanjang hari.

Gajah-gajah yang tewas kemudian diperiksa oleh dokter hewan sebelum akhirnya dikuburkan sesuai prosedur konservasi satwa liar.

Assam dikenal sebagai salah satu wilayah dengan populasi gajah terbesar di India, dengan hampir 6.000 ekor gajah tercatat hidup di alam liar. Jalur kereta api di daerah ini memang kerap dilintasi kawanan gajah. Namun, otoritas perkeretaapian menegaskan bahwa lokasi kejadian bukan merupakan koridor resmi perlintasan gajah.

Insiden ini kembali memicu kekhawatiran para pegiat lingkungan terkait keselamatan satwa liar serta mendesak perlunya sistem peringatan dini dan pengelolaan jalur transportasi yang lebih ramah terhadap habitat alami gajah.***

Bagikan:

Iklan