IHSG Melonjak 4,12 Persen ke Level 6.254, Investor Kembali Serbu Bursa Setelah Pekan Penuh Gejolak
KLIK WARTAKU – Setelah beberapa waktu berada dalam tekanan, pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan tanda pemulihan yang kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12 persen atau naik 247,31 poin dan ditutup di level 6.254,97 pada perdagangan Senin (15/6).
Penguatan tersebut menjadi salah satu kenaikan harian terbesar IHSG dalam beberapa bulan terakhir sekaligus mengembalikan optimisme investor yang sebelumnya dibayangi gejolak pasar dan aksi jual besar-besaran.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas investor berlangsung sangat ramai. Nilai transaksi mencapai Rp30,11 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 54,53 miliar saham.
Mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 603 saham menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham lainnya ditutup stagnan.
Reli pasar kali ini ditopang hampir seluruh sektor saham. Dari 11 sektor yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 10 sektor mencatat penguatan.
Sektor barang baku menjadi motor utama kenaikan dengan lonjakan 7,28 persen. Kinerja positif juga terlihat pada sejumlah sektor lainnya yang ikut terdorong oleh meningkatnya minat beli investor.
Hanya sektor kesehatan yang masih berada di zona merah dengan koreksi tipis 0,55 persen.
Kenaikan IHSG tidak terjadi sendirian. Sentimen positif juga terlihat di berbagai bursa utama dunia yang bergerak kompak di zona hijau.
Di kawasan Asia, indeks Nikkei 225 Jepang memimpin penguatan dengan kenaikan 4,99 persen. Sementara indeks Shanghai Composite di China naik 1,61 persen, indeks Straits Times Singapura menguat 1,09 persen, dan indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,50 persen.
Tren positif tersebut berlanjut ke pasar Eropa. Indeks DAX Jerman menguat 1,34 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris naik 0,31 persen.
Bursa Amerika Serikat juga memberikan sentimen positif bagi pasar global. Indeks Dow Jones menguat 0,70 persen, S&P 500 naik 0,50 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,30 persen.
Penguatan serentak di berbagai bursa dunia menunjukkan mulai membaiknya sentimen investor terhadap aset berisiko setelah sebelumnya pasar global sempat dibayangi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Bagi investor domestik, lonjakan IHSG ini menjadi kabar baik setelah pasar saham Indonesia mengalami periode volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG bahkan tercatat telah menguat hampir 17 persen, menunjukkan arus dana yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia.
Meski demikian, pelaku pasar masih akan mencermati berbagai faktor eksternal, mulai dari arah kebijakan suku bunga global, perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan China, hingga dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia. **









