klikwartaku.com
Beranda Nasional Kemenhub Temukan Catatan Minor pada Kapal Penumpang

Kemenhub Temukan Catatan Minor pada Kapal Penumpang

Kemenhub) memperketat pengawasan keselamatan pelayaran menjelang periode Angkutan Libur Sekolah 2026 melalui uji petik kelaiklautan kapal penumpang

KLIKWARTAKU – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pengawasan keselamatan pelayaran menjelang periode Angkutan Libur Sekolah 2026 melalui uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara.

Pemeriksaan yang berlangsung pada 2–4 Juni 2026 itu menyasar tiga kapal penumpang yang melayani rute di wilayah Maluku Utara, yakni KMP Lema, KM Bunda Maria, dan kapal cepat Express Cantika 08.

Uji petik dilakukan oleh tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Marine Inspector Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate untuk memastikan kesiapan armada menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur sekolah.

Pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, peralatan keselamatan, sistem radio dan navigasi, kondisi fisik kapal dan mesin, serta penerapan manajemen keselamatan pelayaran.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah temuan minor yang tidak memengaruhi operasional kapal secara langsung. Namun, seluruh operator diwajibkan menindaklanjuti temuan tersebut sebagai bagian dari pemenuhan standar keselamatan pelayaran.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub, Samsuddin, mengatakan seluruh perbaikan harus diselesaikan paling lambat 22 Juni 2026 sesuai Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 4 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Libur Sekolah Tahun 2026.

“Setiap kapal penumpang harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Temuan yang ada harus segera ditindaklanjuti operator agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan aman dan optimal,” ujarnya, Jumat 5 Juni 2026.

Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh kapal yang melayani masyarakat berada dalam kondisi laik laut dan aman beroperasi, terutama saat terjadi peningkatan jumlah penumpang pada musim libur sekolah.

Kemenhub menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama, mengingat wilayah kepulauan seperti Maluku Utara memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi laut sebagai sarana mobilitas masyarakat dan penunjang aktivitas ekonomi.

Selain memastikan kesiapan teknis kapal, Kemenhub juga mengingatkan nakhoda dan awak kapal agar meningkatkan disiplin keselamatan, termasuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh peralatan keselamatan sebelum keberangkatan.

Melalui pengawasan tersebut, pemerintah berharap kualitas layanan transportasi laut semakin meningkat sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang selamat, aman, tertib, dan nyaman selama masa libur sekolah.

Bagikan:

Iklan