klikwartaku.com
Beranda Metropolitan Pontianak Diikuti 320 Peserta, Pelatihan Khatib dan Fardhu Kifayah Digelar di Masjid An-Naim

Diikuti 320 Peserta, Pelatihan Khatib dan Fardhu Kifayah Digelar di Masjid An-Naim

FOTO: Ratusan peserta dari berbagai daerah mengikuti kegiatan Pelatihan Khatib dan Fardhu Kifayah yang digelar Yayasan Dakwah Centre Indonesia Nurul Musthofa.

KLIKWARTAKU — Yayasan Dakwah Centre Indonesia Nurul Musthofa kembali menggelar Pelatihan Khatib dan Fardhu Kifayah di Masjid An-Naim, Komplek Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Minggu pagi 8 Februari 2026, bertempat.

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Ustadz Harjani Hefni selaku Imam Besar Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat, Didik M Nur Haris selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karima Kubu Raya, Habib Muhammad Iskandar Al-Qadry selaku Pengasuh Pondok Pesantren Maulana Sultan Muhammad, serta Habib Fahmi Al-Muthahar selaku Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Pontianak.

Pembina Yayasan Dakwah Centre Indonesia Nurul Musthofa, Ubaidullah Murjani Yatim mengatakan, pelatihan kali ini diikuti oleh 320 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, seperti Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sambas, Singkawang, Landak, Bengkayang, Kayong Utara, Mempawah, Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Menurutnya, sejak pertama kali dilaksanakan pada 2015, pelatihan khatib dan fardhu kifayah yang digagas Yayasan Dakwah Centre Indonesia Nurul Musthofa telah melahirkan total 2.115 alumni. Pelatihan tersebut rutin digelar di berbagai daerah sebagai bentuk komitmen yayasan dalam mencetak kader imam, khatib, bilal, dan petugas fardhu kifayah yang berkualitas.

“Keberadaan kader imam, khatib, bilal, dan fardhu kifayah sangat penting dalam kehidupan umat. Melalui pelatihan ini, diharapkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat semakin meningkat,” kata Ubaidullah.

Dia berharap, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan di tengah masyarakat. Dengan demikian, pengabdian tersebut dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga Yaumul Qiyamah.

Asisten Administrasi dan Umum Sekda Provinsi Kalimantan Barat, Alfian Salam mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dakwah Centre Indonesia Nurul Musthofa beserta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Pelatihan ini memiliki makna yang sangat penting dan mendasar bagi kehidupan umat. Peran khatib tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga membentuk cara pandang, sikap, dan karakter umat,” ucapnya.

Alfian menuturkan, peserta yang mengikuti kegiatan dapat menyampaikan dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, relevan dengan perkembangan zaman, serta menanamkan nilai persatuan, moderasi dan kepedulian sosial.***

Bagikan:

Iklan