klikwartaku.com
Beranda Internasional Meloni Bantah Keras Klaim Trump Soal “Meminta Foto” di KTT G7, Picu Ketegangan Diplomatik

Meloni Bantah Keras Klaim Trump Soal “Meminta Foto” di KTT G7, Picu Ketegangan Diplomatik

PM Italia Giorgia Meloni membantah keras pernyataan Donald Trump yang menyebut dirinya “meminta foto” di KTT G7. Pernyataan tersebut memicu ketegangan diplomatik antara Italia dan AS. Foto: Tangkapan layar YouTube midday india

KLIKWARTAKU — Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni membantah keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim dirinya “memohon” untuk berfoto bersama di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Evian-les-Bains, Prancis.

Pernyataan Trump tersebut memicu gelombang kontroversi dan ketegangan diplomatik antara Roma dan Washington, setelah Meloni menyebut klaim itu sepenuhnya “tidak benar” dan dibuat-buat.

Dalam wawancara dengan media televisi Italia La7, Trump menyebut bahwa Meloni “meminta foto” dengannya saat pertemuan di G7 dan ia merasa “kasihan” sehingga bersedia melakukannya. Pernyataan tersebut segera memicu reaksi keras dari pihak Italia, yang menilai ucapan tersebut merendahkan kepala pemerintahan negara sekutu utama Amerika Serikat di Eropa.

Melalui unggahan di media sosial, Meloni menyatakan dirinya “terkejut” dan “tidak percaya” atas ucapan Trump. Ia menegaskan bahwa hubungan diplomatik seharusnya didasarkan pada rasa saling menghormati antarnegara sekutu, bukan narasi yang dianggap merendahkan.

Meloni juga menegaskan bahwa Italia tidak pernah “meminta-minta” kepada negara mana pun dalam hubungan internasional. Pernyataan Trump langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan politik di Italia.

Presiden Italia Sergio Mattarella disebut langsung menghubungi Meloni untuk menyampaikan dukungan. Sejumlah politisi oposisi hingga partai pendukung pemerintah turut mengecam pernyataan tersebut, menilai ucapan Trump sebagai bentuk penghinaan terhadap kepala pemerintahan Italia.

Hubungan antara Donald Trump dan Meloni sebelumnya dikenal cukup dekat secara politik, terutama sejak Meloni menjabat pada 2022. Namun, hubungan tersebut disebut mulai merenggang dalam beberapa bulan terakhir akibat perbedaan sikap terkait kebijakan luar negeri, termasuk konflik di Timur Tengah.

Italia sebelumnya juga diketahui menolak beberapa kebijakan Amerika Serikat terkait Iran, yang turut memperburuk dinamika diplomatik kedua negara. Ketegangan terbaru ini menambah tekanan pada hubungan transatlantik di tengah meningkatnya perbedaan sikap antara Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa.

Meski demikian, sejumlah pejabat di lingkaran pemerintahan Italia menegaskan bahwa negara tersebut tetap berkomitmen menjaga hubungan strategis dengan Washington, meskipun menolak pernyataan yang dianggap tidak pantas dari Presiden AS.***

Bagikan:

Iklan