klikwartaku.com
Beranda Ekonomi Kemenkeu Diminya Perkuat Integritas, Inovasi, dan Budaya Belajar

Kemenkeu Diminya Perkuat Integritas, Inovasi, dan Budaya Belajar

 

 

KLIKWARTAKU – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Provinsi Bali untuk terus memperkuat integritas, mendorong inovasi, serta membangun budaya belajar berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Townhall Kemenkeu Satu Bali pada Kamis (30/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Juda memberikan apresiasi terhadap sinergi dan kolaborasi antarsatuan kerja Kemenkeu di Bali yang dinilainya telah berjalan dengan baik. Menurutnya, kekompakan tersebut mencerminkan semangat Kemenkeu Satu yang semakin kuat di tingkat wilayah.

“Dari empat kanwil terlihat sangat kompak. Ini menunjukkan spirit Kemenkeu Satu sudah terwujud dengan baik,” ujar Juda.

Di hadapan jajaran pegawai Kemenkeu, Juda menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dijaga seluruh aparatur negara. Ia menyebut kepercayaan publik menjadi aset paling berharga bagi sebuah institusi, sehingga setiap pegawai harus menjaga kredibilitas lembaga melalui sikap profesional dan berintegritas.

“Jaga integritas ini adalah kunci yang paling penting bagi sebuah lembaga. Kalau lembaga itu tidak dipercaya, tidak ada trust terhadap lembaga itu, itu tidak credible dan semua apa yang kita sampaikan itu akan tidak didengar oleh masyarakat. Jadi, jaga integritas dan kepercayaan publik terhadap lembaga ini,” tegasnya.

Selain integritas, Juda juga mendorong seluruh unit kerja terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus menjadi budaya kerja seluruh pegawai Kementerian Keuangan.

Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap digitalisasi tidak boleh hanya dimiliki oleh unit tertentu, tetapi harus menjadi kompetensi bersama agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, efisien, dan sederhana.

“Digitalisasi is a must, dan kita tidak bisa meninggalkan atau tidak bisa kita serahkan kepada hanya satu dua orang ataupun satu unit. Jadi digitalisasi ini harus dimiliki oleh semua orang, sehingga di dalam melayani publik akan lebih cepat, lebih efisien, dan lebih minim birokrasi,” katanya.

Juda juga menyoroti pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang mulai diterapkan di berbagai unit Kementerian Keuangan. Menurutnya, teknologi tersebut membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang lebih akurat.

Di akhir arahannya, Juda mengingatkan pentingnya membangun budaya continuous learning di tengah perubahan lingkungan yang berlangsung sangat cepat. Ia meminta seluruh pegawai terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan pengelolaan keuangan negara yang semakin kompleks.

“Jangan bosan untuk belajar, continuous learning. Jadi tolong terus belajar, terutama di bidang yang menjadi tanggung jawab Saudara,” pungkasnya.

 

 

Bagikan:

Iklan