klikwartaku.com
Beranda Nasional Kemenhub Kerahkan Tim Penyelamatan Tangani Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Kemenhub Kerahkan Tim Penyelamatan Tangani Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Kemenhub) bergerak cepat menangani insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan Laut Jawa pada Minggu 2 Agustus 2026

KLIKWARTAKU – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat menangani kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan Laut Jawa, Minggu 2 Agustus 2026. Operasi penyelamatan dilakukan dengan melibatkan kapal patroli, kapal negara, Basarnas, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut. Koordinasi lintas instansi langsung dilakukan setelah laporan kebakaran diterima.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud.

Berdasarkan laporan awal, kebakaran KM Mutiara Sentosa II diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Laut Jawa. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian dan pertolongan.

Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget segera menyebarluaskan informasi kecelakaan kapal dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk mendukung proses penyelamatan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah berawan sehingga membantu pelaksanaan evakuasi.

Kemenhub juga mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menuju lokasi kejadian. Selain itu, Kapal Negara KN Masalembo disiapkan oleh Distrik Navigasi untuk memberikan dukungan apabila diperlukan.

Kapal Meratus Project 3 menjadi salah satu kapal pertama yang menemukan posisi KM Mutiara Sentosa II. Namun, kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi langsung karena membawa muatan berbahaya (dangerous cargo).

Proses penyelamatan kemudian dilakukan dengan melibatkan kapal-kapal lain di sekitar lokasi, di antaranya TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.

Menurut Masyhud, berdasarkan laporan sementara, penumpang masih menunggu proses evakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Pemerintah juga telah menyiapkan posko koordinasi untuk memperkuat penanganan di lapangan.

“Proses evakuasi masih berlangsung. Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan informasi terbaru setelah data dari lapangan diverifikasi,” kata Masyhud.

Penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa II masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kemenhub mengimbau masyarakat mengandalkan informasi resmi pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Bagikan:

Iklan