klikwartaku.com
Beranda Ekonomi IHSG Anjlok 1,33 Persen ke 6.589, Saham Melemah Massal

IHSG Anjlok 1,33 Persen ke 6.589, Saham Melemah Massal

Ilustrasi IHSG ‘kebakaran’

KLIKWARTAKU – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada penutupan perdagangan Kamis (10/9/2026). IHSG anjlok 88,86 poin atau 1,33 persen ke level 6.589,34, meski sempat berada di zona hijau pada awal perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak dalam rentang 6.585 hingga 6.712 sepanjang perdagangan. Tekanan jual menguat hingga indeks akhirnya ditutup mendekati level terendah hariannya.

Penurunan IHSG terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, Rabu (9/9), indeks juga melemah 0,12 persen ke level 6.678,20. Dengan demikian, tekanan pasar berlanjut dalam dua sesi perdagangan terakhir.

Aktivitas transaksi pasar saham berlangsung cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai sekitar 50,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp21,5 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,67 juta kali transaksi.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 150 saham menguat, sedangkan 516 saham melemah. Sementara itu, 127 saham lainnya bergerak stagnan.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual berlangsung cukup luas, dengan jumlah saham yang terkoreksi jauh lebih banyak dibandingkan saham yang mampu mencatat penguatan.

Penurunan IHSG juga terjadi di tengah perhatian investor terhadap sentimen eksternal. Pergerakan pasar global masih dibayangi perkembangan geopolitik serta kenaikan harga minyak mentah yang berpotensi memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko.

Sebelumnya, IHSG sempat mencatat penguatan signifikan pada awal September. Pada perdagangan 1 September, indeks menguat 1,14 persen ke level 6.599,94 sebelum kembali bergerak fluktuatif dalam perdagangan berikutnya.

Pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan pasar menyerap tekanan jual, perkembangan sentimen global, serta respons investor terhadap kondisi ekonomi dan pasar keuangan dalam negeri.

Bagikan:

Iklan