klikwartaku.com
Beranda Sport Gol Marmoush & Semenyo Antar Man City Menang, Guardiola Murka soal Penalti

Gol Marmoush & Semenyo Antar Man City Menang, Guardiola Murka soal Penalti

KLIK WARTAKU – Manchester City akhirnya merayakan kemenangan perdana mereka di Premier League 2026 usai menundukkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-0 di Stadion Etihad, Sabtu sore. Namun, tiga poin penting tersebut tak datang tanpa kontroversi, setelah keputusan VAR yang memicu kemarahan Pep Guardiola menjadi sorotan utama pertandingan.

Gol-gol City tercipta di babak pertama melalui Omar Marmoush dan rekrutan anyar Antoine Semenyo. Kemenangan ini membuat The Citizens terus menempel ketat pemuncak klasemen Arsenal dengan jarak empat poin, menjaga asa dalam perburuan gelar juara musim ini.

Gol Cepat, City Langsung Menekan

Manchester City langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Omar Marmoush membuka keunggulan setelah menunjukkan kualitas individu tinggi di dalam kotak penalti Wolves. Tak lama berselang, Antoine Semenyo menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis yang menegaskan dominasi City di babak pertama.

Wolves tampil penuh perlawanan dan disiplin, namun tekanan konstan dari City membuat mereka kesulitan keluar dari area sendiri. Meski skor berakhir 2-0, laga ini jauh dari kata mudah bagi pasukan Pep Guardiola.

Kontroversi Penalti: VAR, Hallam, dan Keputusan Berani

Kontroversi terjadi di pertengahan babak pertama, di antara dua gol City. Marmoush melepaskan tembakan yang mengenai tiang jauh, namun dalam prosesnya bola terlihat menyentuh lengan bek Wolves, Yerson Mosquera, yang terentang di dalam kotak penalti.

Para pemain City langsung mengajukan protes keras. VAR kemudian melakukan peninjauan dan meminta wasit Farai Hallam—yang menjalani debutnya di Premier League—untuk melihat monitor pinggir lapangan.

Setelah peninjauan panjang, Hallam tetap bergeming. Ia memutuskan tidak memberikan penalti, dengan alasan posisi lengan Mosquera dinilai alami.

“Setelah ditinjau, bola mengenai lengan pemain Wolves yang berada dalam posisi alami, sehingga keputusan di lapangan tetap berlaku,” ujar Hallam.

Keputusan ini mencatat sejarah tersendiri: untuk pertama kalinya musim ini, wasit Premier League tidak mengubah keputusan penalti meski sudah melakukan review VAR di monitor.

Guardiola Meledak: Sindiran untuk Wasit dan PGMOL

Pep Guardiola jelas tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Usai pertandingan, pelatih asal Spanyol itu bahkan terlihat berjabat tangan secara sarkastik dengan Hallam sebelum melontarkan kritik keras dalam konferensi pers.

“Debut yang luar biasa untuk wasit. Sekarang semua orang mengenalnya,” sindir Guardiola.

Ia juga menyinggung langsung kepala PGMOL, Howard Webb, dan menuntut penjelasan terbuka terkait konsistensi keputusan handball.

“Saya yakin besok Howard Webb akan muncul di media untuk menjelaskan mengapa itu bukan penalti. Jangan tunggu Rabu, kami sibuk dengan Liga Champions,” tegasnya.

Guardiola juga mengaitkan insiden ini dengan keputusan-keputusan sebelumnya yang merugikan City, termasuk situasi yang melibatkan Jeremy Doku dan Erling Haaland.

Wasit Senior Justru Bela Hallam

Menariknya, keputusan Farai Hallam justru mendapat dukungan dari sejumlah mantan wasit Premier League. Mike Dean menilai akan terlalu keras jika penalti diberikan kepada City.

“Posisi lengannya memang terlihat, tapi jaraknya terlalu dekat. Keputusan di lapangan sudah tepat,” ujar Dean di Sky Sports.

Sementara itu, Mark Halsey menyebut keputusan Hallam sebagai sesuatu yang “menyegarkan”.

“Jika VAR butuh lebih dari tiga menit untuk mencari pelanggaran, maka sebenarnya tidak ada pelanggaran yang jelas,” kata Halsey.

“Hallam berani berdiri pada keputusannya sendiri. Itu luar biasa.”

Siapa Farai Hallam?

Farai Hallam bukan nama sembarangan. Mantan pemain profesional yang sempat menimba ilmu di akademi Stevenage ini beralih menjadi wasit pada 2014. Kariernya menanjak cepat hingga memimpin laga Championship dan kompetisi elite lainnya.

Musim ini saja, sebelum debutnya di Premier League, Hallam telah memimpin 16 pertandingan di berbagai ajang, termasuk Liga Champions dan Piala FA. Total, ia sudah mengeluarkan 60 kartu kuning tanpa satu pun kartu merah atau penalti.

Menang Penting, Isu Panjang

Manchester City boleh merayakan kemenangan penting, tetapi kontroversi VAR di Etihad dipastikan masih akan terus bergema. Di tengah persaingan ketat papan atas Premier League, konsistensi wasit dan peran VAR kembali menjadi isu krusial yang tak terelakkan.

 

Bagikan:

Iklan