klikwartaku.com
Beranda Pro Kalbar Kubu Raya Dua BUMD Kubu Raya Jalin Kerja Sama, Bupati Sujiwo Targetkan Dorong PAD

Dua BUMD Kubu Raya Jalin Kerja Sama, Bupati Sujiwo Targetkan Dorong PAD

Perumdam Tirta Raya dan Perumda Aneka Usaha Kubu Raya resmi bekerja sama. Bupati Sujiwo menargetkan peningkatan PAD melalui dividen BUMD. Foto: PROKOPIM KUBU RAYA

KLIKWARTAKU — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat kinerja bisnis dan kapasitas kelembagaan. Kolaborasi ini melibatkan Perumdam Tirta Raya dan Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di kantor Perumdam Tirta Raya pada Rabu, 1 April 2026. Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk saling memperkuat peran kedua BUMD. “Kerja sama ini adalah kolaborasi untuk saling memberikan dukungan, dorongan, menguatkan, dan melengkapi,” kata Sujiwo.

Sebagai Kuasa Pengelola Modal (KPM), ia menyatakan akan memberikan dukungan penuh agar kedua perusahaan daerah tersebut mampu menjadi penopang utama pembangunan daerah, termasuk melalui kontribusi dividen kepada pemerintah.

Sujiwo mengapresiasi kinerja manajemen Perumdam Tirta Raya yang dinilai berhasil memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Ia menyebut, setelah sekian lama, perusahaan air minum daerah itu dipastikan mulai menyumbang dividen pada tahun ini, yang akan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Bukan besar kecilnya dividen, tetapi ini menjadi indikator bahwa perusahaan sudah sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia dinilai menunjukkan perkembangan awal yang positif meski belum memiliki penyertaan modal dari pemerintah daerah. Sujiwo menyatakan optimistis perusahaan tersebut dapat berkembang dengan dukungan kebijakan yang tepat.

Pemerintah daerah berencana mengalokasikan penyertaan modal melalui APBD Perubahan. Selain itu, opsi pemberian dana talangan dari Perumdam Tirta Raya juga terbuka, dengan syarat telah melalui kajian dan mendapat persetujuan dari lembaga pengawas seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Inspektorat.

Sujiwo menekankan pentingnya kehati-hatian dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah. Ia meminta para direksi kedua BUMD menjalankan amanah secara profesional dan transparan. “Saya yakin kondisi keuangan Perumdam sudah sehat. Pegang amanah negara ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan BUMD di Kubu Raya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kontribusi terhadap PAD.***

Bagikan:

Iklan