klikwartaku.com
Beranda Nasional BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar Perkuat Sinergi Tingkatkan Perlindungan Pekerja Pers

BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar Perkuat Sinergi Tingkatkan Perlindungan Pekerja Pers

BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar Perkuat Sinergi Tingkatkan Perlindungan Pekerja Pers

KLIKWARTAKU – BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja, khususnya insan pers di Kalimantan Barat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sinergi dan Kolaborasi bertema Peran Media dalam Pemberitaan Positif untuk Peningkatan Cakupan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kalbar yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Senin 15 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus AMSI Kalbar, perwakilan perusahaan media, insan pers, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan. Selain menjadi ajang silaturahmi dan diskusi, kegiatan itu juga bertujuan meningkatkan pemahaman media mengenai program-program perlindungan ketenagakerjaan yang dapat disampaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan.

Ketua AMSI Kalbar, Muklis Suhaeri, mengatakan media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi yang bermanfaat, edukatif, dan mampu meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai program pemerintah maupun layanan publik.

Menurutnya, untuk menghasilkan pemberitaan yang berkualitas, insan media juga perlu memperoleh pemahaman yang memadai mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Media saat ini dituntut mampu memproduksi berita yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan, agar informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar dipahami secara utuh,” ujarnya.

Muklis menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami secara menyeluruh manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, media memiliki peran penting dalam membantu menyebarluaskan informasi mengenai program perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat luas.

Melalui pemberitaan yang akurat dan edukatif, kata dia, masyarakat dapat mengetahui berbagai manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan sehingga kesadaran untuk menjadi peserta semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Barat, Suhari Ali, mengapresiasi dukungan media yang selama ini berperan aktif dalam menyosialisasikan berbagai program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat.

Ia mengatakan publikasi yang dilakukan media telah membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah pekerja, termasuk pekerja di sektor media, yang belum terdaftar sebagai peserta.

“Kami melihat media memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui pemberitaan dan publikasi. Namun di sisi lain, masih ada teman-teman media yang belum mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Menurut Suhari, profesi wartawan memiliki risiko kerja yang cukup tinggi karena sering bertugas di lapangan, melakukan peliputan di berbagai lokasi, serta menghadapi berbagai situasi yang tidak selalu dapat diprediksi.

Karena itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan penting bagi pekerja pers agar mereka dapat bekerja dengan rasa aman dan memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan insan media. Setidaknya dimulai dari pendataan sehingga perlindungan bagi pekerja media dapat semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Suhari juga mengungkapkan bahwa tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kalimantan Barat masih perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat program tersebut sehingga diperlukan sosialisasi yang lebih masif dan berkelanjutan.

Peran media, lanjutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat terkait jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi setiap pekerja. Menurutnya, selain perlindungan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, pekerja juga perlu memiliki perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengatakan berbagai risiko kehidupan dapat terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi. Karena itu, jaminan sosial menjadi instrumen penting untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

“Setiap pekerja harus mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di samping BPJS Kesehatan. Karena hal-hal yang tidak kita inginkan bisa saja terjadi kapan saja,” katanya.

Harisson menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai manfaat yang dapat dirasakan peserta maupun ahli warisnya. Salah satunya adalah santunan kematian yang diberikan kepada keluarga peserta yang meninggal dunia sesuai ketentuan program yang berlaku.

Selain itu, terdapat pula manfaat beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang dapat membantu keberlangsungan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Menurut Harisson, manfaat tersebut menunjukkan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga ketika peserta mengalami risiko kerja maupun meninggal dunia.

Melalui kegiatan sinergi dan kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar berharap terjalin kerja sama yang semakin erat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong semakin banyak insan pers dan perusahaan media di Kalimantan Barat yang mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga memperoleh perlindungan yang memadai dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dengan dukungan media, perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kalimantan Barat diharapkan dapat terus meningkat dan menjangkau lebih banyak pekerja di berbagai sektor pekerjaan.***

Bagikan:

Iklan