Ketum MUI Tekankan Persatuan dan Perdamaian di Tengah Tantangan Global
KLIKWARTAKU – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar menegaskan bahwa persatuan, keadilan, dan perdamaian merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh umat manusia di tengah berbagai tantangan global.
Menurut Anwar, ketiga nilai tersebut tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, terlepas dari latar belakang suku, bangsa, maupun agama.
“Persatuan, keadilan, dan perdamaian adalah kebutuhan hidup kita semua. Tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa ketiganya,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya menjadi sarana untuk saling mengenal dan membangun kehidupan harmonis, bukan menjadi sumber konflik.
Anwar juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional sebagai fondasi pembangunan. Ia mengingatkan para pemimpin umat untuk berhati-hati dalam bersikap dan bertindak karena memiliki dampak luas di masyarakat.
“Stabilitas adalah kunci agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia menyoroti perkembangan organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia yang semakin pesat, dari sekitar 10 organisasi pendiri menjadi lebih dari 80 organisasi saat ini.
Ia juga menegaskan pentingnya nilai-nilai yang diajarkan ulama, seperti saling menyayangi, tolong-menolong, bermusyawarah, serta saling memaafkan dan menasihati sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Selain itu, Anwar menyinggung solidaritas terhadap rakyat Palestina sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan global.
“Solidaritas kita tidak akan pernah padam. Apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Palestina juga kita rasakan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis dan menjaga persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Bangsa ini akan kuat jika kita menjaga nilai kebersamaan, keadilan, dan perdamaian,” kata Anwar.








