Tenggelam di Sungai Kapuas, ABK Ditemukan Tim SAR dalam Kondisi Tak Bernyawa
KLIKWARTAKU — Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang Anak Buah Kapal (ABK) TB Sinar Marine 05 yang sebelumnya diduga terjatuh dan tenggelam di Sungai Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Sabtu 4 April 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kansar Pontianak, I Made Junetra mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu 4 April 2026 sekitar pukul 13.45 WIB dari pelapor bernama Made Binawan.
Dia menjelaskan, berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut terjadi sehari sebelumnya, yakni pada Jumat 3 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, seorang ABK TB Sinar Marine 05 diduga terjatuh ke Sungai Kapuas dan tenggelam di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Korban, lanjut dia, diketahui bernama Trionur Prasetyo (31). Saat kejadian, korban tengah bekerja di atas kapal sejak siang hari. Namun, menjelang sore sekitar pukul 17.00 WIB, korban sudah tidak terlihat lagi berada di atas kapal.
“Diduga korban terjatuh ke sungai. Rekan korban bersama masyarakat sempat melakukan pencarian awal, namun belum membuahkan hasil,” kata Junetra, Minggu 5 April 2026.
Dia menerangkan, Tim Rescue Kansar Pontianak yang tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan pencarian menggunakan metode penyisiran di permukaan air.
Junetra menuturkan, pada hari pertama operasi, pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena kondisi yang tidak memungkinkan, dengan hasil masih nihil. Meski demikian, tim tetap melakukan pemantauan dan koordinasi di sekitar lokasi kejadian.
“Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada malam hari. Sekitar pukul 20.15 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi mengapung di permukaan air, sekitar 50 meter ke arah hilir dari titik awal kejadian,” terangnya.
Junetra mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kapal TB Sinar Marine 05 untuk dibawa ke RSUD Soedarso menggunakan ambulans.
“Pada pukul 21.00 WIB, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.***







