klikwartaku.com
Beranda Internasional 20 Ribu Butir Amunisi Militer Jerman Dicuri dari Truk, Kementerian Pertahanan Luncurkan Investigasi

20 Ribu Butir Amunisi Militer Jerman Dicuri dari Truk, Kementerian Pertahanan Luncurkan Investigasi

Sekitar 20 ribu butir amunisi milik militer Jerman hilang setelah truk pengangkut ditinggalkan semalaman di parkiran tanpa penjagaan. Foto: Tangkapan layar YouTube DW News

KLIKWARTAKU — Pengiriman amunisi milik militer Jerman dilaporkan hilang setelah dicuri dari sebuah truk pengangkut di kota Burg, Jerman bagian timur. Kementerian Pertahanan Jerman menegaskan insiden ini sangat serius dan telah memicu penyelidikan bersama pihak kepolisian.

Pejabat pertahanan tidak merinci jumlah pasti amunisi yang hilang. Namun sejumlah laporan media Jerman menyebut angka tersebut hampir mencapai 20.000 butir.

Kasus ini diperkirakan terjadi pada malam 25 November, saat pengemudi dari perusahaan transportasi sipil—yang dikontrak oleh militer—meninggalkan truk bermuatan amunisi di sebuah area parkir yang tidak dijaga.

Pengemudi diketahui menginap di hotel terdekat. Keesokan paginya, saat truk tersebut tiba di Barak Clausewitz, sebagian besar amunisi ditemukan telah hilang.

Bundeswehr menjelaskan bahwa salah satu fokus investigasi adalah mengapa pengemudi tidak mencari lokasi aman, padahal tersedia hotline khusus bagi sopir yang membutuhkan bantuan serta opsi pendampingan dari militer.

Menurut laporan Der Spiegel dan media Jerman lainnya, amunisi yang dicuri terdiri dari: 10.000 butir peluru tajam untuk pistol, 9.900 butir peluru hampa untuk senapan serbu, dan beberapa granat asap. Hingga kini, pihak berwenang belum mengonfirmasi adanya tersangka atau penangkapan dalam kasus ini.

Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan bahwa amunisi semacam ini “tidak boleh jatuh ke tangan yang salah”, menekankan potensi ancaman jika digunakan oleh kelompok kriminal atau ekstremis.

Insiden ini juga menambah rentetan kasus kehilangan amunisi di wilayah Saxony-Anhalt. Pada Agustus, polisi Bernburg melaporkan 90 butir amunisi hilang, disusul laporan lain dari Eisleben yang kehilangan 180 butir amunisi beberapa minggu sebelumnya. Namun sejauh ini belum ada bukti yang menghubungkan kasus-kasus tersebut.

Polisi dan unit khusus militer kini bekerja sama untuk melacak keberadaan amunisi yang hilang sekaligus mengidentifikasi pelaku. Penyelidikan ini juga akan mengevaluasi protokol pengamanan logistik militer, terutama pada pengangkutan material sensitif.

Kasus pencurian ini menjadi sorotan nasional di Jerman, memicu kekhawatiran publik tentang potensi penyalahgunaan amunisi yang kini berada di luar kendali aparat keamanan.***

Bagikan:

Iklan