Wujud Kepedulian Sosial, Rutan Kelas IIA Pontianak Gelar Bakti Sosial Bersihkan Saluran Air
KLIKWARTAKU —Â Jajaran petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pontianak melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membersihkan saluran air atau parit di samping Pasar Rakyat, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa 28 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Para petugas bergotong royong mengangkat sampah, membersihkan lumpur yang mengendap, serta memangkas rumput liar yang berpotensi menghambat aliran air.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari warga dan para pedagang di sekitar pasar karena saluran air yang bersih dinilai dapat mengurangi risiko genangan maupun banjir saat curah hujan tinggi.
Kepala Rutan Kelas IIA Pontianak, Timbul A. Panjaitan, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat, tidak hanya melalui tugas pembinaan warga binaan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan hadir dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Kebersihan saluran air merupakan tanggung jawab bersama karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan pencegahan banjir,” kata Timbul.
Menurutnya, keberadaan saluran air yang bersih akan memperlancar aliran air sehingga mampu meminimalkan penyumbatan akibat sampah maupun sedimentasi yang selama ini menjadi salah satu penyebab genangan di kawasan tersebut.
Dia menambahkan, kegiatan bakti sosial juga bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat hubungan antara Rutan Kelas IIA Pontianak dengan masyarakat, serta mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi budaya positif yang terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan bergotong royong, lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan masyarakat pun dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.
Timbul menerangkan, selain meningkatkan kualitas lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, kepedulian sosial, serta penguatan sinergi dengan berbagai elemen di lingkungan sekitar.
“Kami berkomitmen untuk terus menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***







