Rumah Warga Dusun Cempaka Tebas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta
KLIKWARTAKU — Satu unit rumah milik warga berinisial S (60) di Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, hangus terbakar pada Sabtu siang, 11 April 2026. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kejadian itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut keterangan pihak kepolisian, api pertama kali muncul dan menyebar dengan cepat pada bagian atap bangunan.
Kejadian bermula saat istri pemilik rumah, Sdri. G (56), yang sedang berada di rumah tetangga berjarak sekitar 50 meter dari lokasi, melihat gumpalan asap hitam keluar dari atap depan rumahnya. Terkejut melihat kepulan asap tersebut, ia segera berlari pulang dan mendapati api sudah membesar.
Dalam kepanikan, G mencoba masuk melalui pintu samping untuk memadamkan api sambil berteriak meminta pertolongan. Di dalam rumah, sang suami S (60) dan anaknya P (23) yang sedang beraktivitas segera menyelamatkan diri setelah mendengar teriakan tersebut.
Warga setempat sempat bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya (ember) selama kurang lebih 30 menit sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sekitar pukul 14.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari BPK Bakti Mulia Tebas, BPK Sempalai, dan BPK Kecamatan Semparuk tiba di lokasi untuk melakukan proses pendinginan dan memastikan sisa api benar-benar padam.
Berdasarkan kesaksian istri korban, titik api diduga kuat berasal dari ruang tengah, tepatnya di atas meteran listrik. Bangunan yang memiliki lantai papan tersebut membuat api lebih cepat merembet ke seluruh bagian rumah.
Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas AKP Sadoko mengatakan, bahwa personel Polsek Tebas telah turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta. Untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun dugaan kuat berasal dari konsleting listrik,” jelas AKP Sadoko.
Pihak Polres Sambas turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga S. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala untuk meminimalisir risiko kebakaran serupa di kemudian hari.***







