klikwartaku.com
Beranda Pro Kalbar Kubu Raya Kepala SPPG Arang Limbung Diduga Hina hingga Ancam Bunuh Akuntan Penyandang Disabilitas

Kepala SPPG Arang Limbung Diduga Hina hingga Ancam Bunuh Akuntan Penyandang Disabilitas

Korban didampingi kuasa hukum saat membuat laporan ke Polda Kalbar. Foto: Dok. Istimewa

KLIKWARTAKU – Kepala SPPG Arang Limbung 5 Kabupaten Kubu Raya, BWF dilaporkan ke Polda Kalbar lantaran diduga menghina hingga ancam bunuh staf akuntannya yang juga penyandang disabilitas, Nafila Rusliana (23).

Hinaan dan ancaman ini dilontarkan Kepala SPPG lantaran permintaannya mengeluarkan uang untuk kepentingan pribadi ditolak korban.

“Pada tanggal 17 September 2025 yang lalu, dia minta saya membeli peralatan pribadi menggunakan uang petty cash SPPG, saya tolak. Pernah juga minta saya bayar ongkir pakai uang SPPG padahal itu tanggung jawab dia, saya tolak karena tak sesuai prosedur. Dia lalu mencaci maki fisik saya di grup WA bahkan mengancam bilang, ‘Untung saja perempuan, kalau laki-laki sudah saya bunuh’,” ungkap Nafila.

Korban yang sudah bekerja di SPPG itu selama enam bulan mengalami trauma psikis akibat hinaan dan ancaman yang lakukan atasannya tersebut.

Sehingga pada Rabu (15/4/2026) korban bersama dengan kuasa hukumnya, Denie Amirudin, mendatangi reskrimum Polda kalbar untuk melakukan pelaporan terkait tindak pidana penghinaan terhadap dirinya yang juga sebagai seorang disabilitas.

Korban juga didampingi sejumlah organisasi kepemudaan, yaitu KNPI Kota Pontianak, HMI Kota Pontianak, Ikatan mahasiswa Muhammadiyah kota pontianak, dan organisasi pemberdayaan disabilitas Yayasan Paraprenuer Indonesia Bahagia.

“ini adalah upaya dalam mewujudkan keadilan substantif untuk kaum rentan yang sudah dijamin oleh undang-undang, dan ini pula menjadi sarana untuk kita belajar saling menghargai dan menerima perbedaan!,” tegas kuasa hukum korban.

Pembina parapareneur indonesia bahagia, Mustaad Saman memberikan dukungan sepenuhnya kepada korban dan meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan.

Bagikan:

Iklan