klikwartaku.com
Beranda Metropolitan Krimhum Cegah Kecelakaan Maut, Sopir Truk Wingbox Terima Penghargaan dari Kakorlantas Polri

Cegah Kecelakaan Maut, Sopir Truk Wingbox Terima Penghargaan dari Kakorlantas Polri

FOTO: Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyerahkan piagam penghargaan kepada sopir truk wingbox Aan atas aksi heroiknya mengamankan kendaraan tidak terkendali di Tol Jakarta–Cikampek. (Dok. Humas Polri)

KLIKWARTAKU — Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan penghargaan kepada seorang sopir truk wingbox bernama Aan atas aksi heroik dan penuh empati saat mengamankan laju mobil Isuzu Panther yang melaju tidak stabil di ruas Tol Jakarta–Cikampek Km 21.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi Polri terhadap kepedulian dan respons cepat yang dinilai berhasil mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang lebih besar.

Aksi Aan sebelumnya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat Aan dengan sabar mengiringi mobil Panther berwarna silver yang melaju tidak terkendali, sempat memepet pembatas jalan, hingga akhirnya berhenti di area U-turn setelah tersangkut traffic cone.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 07.20. Dari hasil penanganan di lokasi, diketahui pengemudi mobil Isuzu Panther ditemukan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh sopir truk wingbox tersebut merupakan contoh nyata kepedulian antar-pengguna jalan yang patut diapresiasi dan diteladani oleh masyarakat luas.

“Saya mewakili institusi Polri. Mas Aan ini menjadi atensi bapak Kapolri. Hari ini saya bersama Dirkum mengundang Panjenengan Aan menyampaikan apresiasi dan terima kasih, sekaligus memberikan piagam penghargaan,” kata Agus.

Agus berharap aksi tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar memiliki empati, kepekaan dan keberanian untuk bertindak dalam situasi darurat, dengan tetap mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Aan menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Saat itu dirinya berada di jalur dua, sedangkan mobil Panther berada di jalur empat dengan jarak sekitar lima hingga enam kendaraan di depannya. Ia kemudian mendengar suara benturan keras dan melihat mobil tersebut oleng ke kiri lalu kembali ke kanan tanpa merespons klakson dari kendaraan lain.

“Banyak kendaraan di belakang klakson, tapi tidak ada respons. Saya pindah ke jalur tiga dan mencoba mendekat untuk mengamankan,” kata Aan.

Aan mengaku, sempat menggunakan klakson truk wingbox miliknya yang lebih keras dengan harapan pengemudi Panther terbangun atau sadar. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Saya pakai klakson truk karena lebih keras, siapa tahu bisa kebangun. Tapi tetap tidak ada respons. Akhirnya saya iringi sampai kendaraan berhenti,” ucapnya.

Aan juga menyebut sempat berkoordinasi dengan seorang anggota TNI yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan proses pengamanan tidak membahayakan pengguna jalan lain. Setelah mobil Panther berhasil berhenti, mesin kendaraan diketahui masih menyala dan kemudian dimatikan, sebelum pihak terkait dihubungi.

Tidak berselang lama, lanjut dia, petugas patroli jalan raya tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.

Atas penghargaan yang diterimanya, Aan mengaku terharu dan tidak menyangka tindakannya mendapat perhatian hingga diapresiasi langsung oleh pimpinan Polri.

“Saya benar-benar tidak nyangka bisa sampai ke sini dan ketemu langsung dengan Bapak Kakorlantas. Saya juga tidak main media sosial. Terima kasih banyak atas apresiasi dan penghargaan ini,” ucapnya.***

Bagikan:

Iklan