klikwartaku.com
Beranda Ekonomi Suahasil Jadi Menkeu, Saham Himbara Kompak Menguat Saat IHSG Merah

Suahasil Jadi Menkeu, Saham Himbara Kompak Menguat Saat IHSG Merah

Ilustrasi kenaikan saham perbankan.

KLIKWARTAKU – Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara mendapat respons positif dari saham-saham bank BUMN atau Himbara pada perdagangan Senin (14/9/2026).

Menariknya, penguatan saham Himbara terjadi ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup melemah tipis 0,10 persen ke level 6.534,69.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi penguat terbesar di kelompok Himbara. Saham BBRI ditutup naik 3,98 persen menjadi Rp3.400 per saham.

Penguatan berikutnya dicatat PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebesar 3,40 persen menjadi Rp1.215. Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 3,20 persen ke level Rp3.870.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga bergerak di zona hijau pada akhir perdagangan.

Pergerakan tersebut menjadi perhatian karena IHSG sebelumnya sempat mengalami tekanan tajam. Indeks bahkan menyentuh level terendah 6.371,39 sebelum memangkas sebagian besar penurunannya menjelang penutupan.

Rebound IHSG tersebut terjadi setelah pengumuman pergantian Menteri Keuangan dan pelantikan Suahasil Nazara di Istana Negara, Jakarta.

Analis melihat respons awal pasar terhadap pergantian Menkeu cenderung positif. Namun, dampak jangka panjang masih akan bergantung pada arah kebijakan fiskal yang akan dijalankan Suahasil.

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, Suahasil menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019.

Setelah dilantik, Suahasil menekankan pentingnya menjaga kredibilitas APBN dan mempertahankan defisit fiskal di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Bagi saham Himbara, arah kebijakan tersebut menjadi penting karena bank-bank BUMN memiliki peran besar dalam penyaluran kredit dan pelaksanaan berbagai program ekonomi pemerintah.

Pasar juga akan mencermati apakah kebijakan baru tersebut akan mempertahankan dukungan terhadap likuiditas perbankan dan pertumbuhan kredit seperti yang berlangsung sebelumnya.

Respons positif pada perdagangan perdana setelah pergantian Menkeu belum dapat menjadi kesimpulan mengenai tren saham Himbara ke depan. Investor masih akan menunggu kebijakan konkret Suahasil serta dampaknya terhadap likuiditas, kredit, suku bunga dan kinerja bank.

Dengan demikian, perdagangan Senin memberikan sinyal awal yang menarik: saat IHSG masih terkoreksi, saham-saham Himbara justru kompak menguat setelah Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan.

Bagikan:

Iklan