klikwartaku.com
Beranda Ekonomi Purbaya Dipecat dari Menkeu, IHSG Berbalik dari Level Terendah

Purbaya Dipecat dari Menkeu, IHSG Berbalik dari Level Terendah

Menkeu Purbaya pada Acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025 di Jakarta pada Selasa (28/10). (Foto: Kemenkeu)

KLIKWARTAKU – Pergantian Menteri Keuangan menjadi salah satu sentimen yang mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (14/9/2026). IHSG yang sempat tertekan hingga level 6.371,39 berbalik memangkas sebagian besar penurunannya setelah kabar reshuffle kabinet mengemuka dan Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

IHSG dibuka di level 6.533 dan sempat menguat ke 6.550. Namun tekanan jual kemudian membawa indeks jatuh hingga 6.371,39 pada perdagangan hari yang sama.

Menjelang penutupan, IHSG berbalik arah dan memangkas koreksi secara signifikan. Indeks akhirnya ditutup di level 6.534,69, melemah 0,10 persen atau 6,68 poin.

Perubahan arah tersebut terjadi bertepatan dengan kabar perombakan kabinet, termasuk pergantian Menteri Keuangan. Sejumlah analis melihat respons pasar terhadap pengangkatan Suahasil sebagai sinyal awal yang relatif positif.

Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su menilai pergantian Menteri Keuangan dapat dibaca sebagai upaya pemerintah untuk memulihkan kepercayaan pasar dan menstabilkan pengelolaan makro-fiskal.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta juga menilai penguatan IHSG menjelang penutupan merupakan respons awal investor terhadap pengumuman reshuffle Menteri Keuangan.

Namun, sentimen pergantian Menkeu bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi IHSG. Pasar saham masih menghadapi tekanan eksternal, termasuk tingginya harga minyak dan penantian keputusan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Pada perdagangan Senin, rupiah juga ditutup melemah 0,27 persen ke level Rp17.648 per dolar AS. Harga minyak Brent masih berada di sekitar US$107,9 per barel, yang turut menekan mata uang kawasan Asia.

Dari sisi pasar, pergantian Suahasil memberikan ruang bagi investor untuk melihat kembali arah kebijakan fiskal pemerintah. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan.

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9). Pergantian tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026.

Ke depan, pasar akan mencermati kemampuan Menkeu baru menjaga kredibilitas fiskal, koordinasi dengan Bank Indonesia, serta kepastian arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Dengan demikian, respons positif IHSG menjelang penutupan belum bisa dianggap sebagai perubahan tren secara penuh. Investor masih akan melihat kebijakan konkret Suahasil setelah resmi memimpin Kementerian Keuangan.

Bagikan:

Iklan