Pos Pengamanan dan Pelayanan di Supadio Dipastikan Siap Layani Pemudik
KLKWARTAKU — Kapolres Kubu Raya, AKB Kadek Ary Mahardika melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis guna memastikan kesiapan personel dan infrastruktur pengamanan menjelang arus mudik Idul Fitri 2026. Pengecekan menyasar Pos Pengamanan (Pospam) arit Baru dan Pos Pelayanan (Posyan) Bandara Internasional Supadio.
Langkah tersebut diambil untuk menjamin kenyamanan masyarakat serta memitigasi potensi gangguan keamanan di titik-titik vital transportasi dan jalur utama di wilayah hukum Polres Kubu Raya.
Dalam pelaksanaannya, Pospam dan Posyan tidak hanya diisi oleh jajaran kepolisian, tetapi menjadi pusat komando taktis bagi personel gabungan lintas sektoral. Unsur yang terlibat meliputi TNI dan Polri sebagai pilar utama pengamanan, tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Dokkes Polri untuk layanan medis darurat, serta Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang bertugas mengatur mobilitas dan ketertiban. Selain itu, dukungan juga datang dari PLN dan instansi terkait guna memastikan infrastruktur tetap stabil selama masa operasi.
Fokus utama pos gabungan ini adalah melakukan pengawasan intensif terhadap arus mudik, mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tidak hanya melakukan inspeksi teknis, kunjungan tersebut juga diwarnai aksi simpatik. Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya menyerahkan tali asih kepada para petugas yang berjaga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral bagi personel yang bertugas di lapangan.
Kapolres Kubu Raya, Kadek Ary Mahardika mengatakan, pengecekan merupakan bentuk komitmen institusi dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
“Pengecekan ini untuk memastikan bahwa seluruh sarana, prasarana, serta koordinasi antarinstansi di setiap pos berjalan tanpa kendala. Kehadiran personel gabungan di lapangan adalah representasi negara dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga yang melakukan perjalanan mudik,” kata Kadek, Rabu, 18 Maret 2026.
Kade menyatakan, sinergitas lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan operasi pengamanan. Pihaknya juga melakukan pengawasan ketat terhadap arus mudik dan titik-titik rawan.
“Melalui kesiapsiagaan ini, kami optimis dapat mengantisipasi berbagai potensi ambang gangguan kamtibmas secara responsif dan profesional,” ujarnya. ***







