Dinkes KB Kayong Utara Hadirkan Layanan Kesehatan Komprehensif di Gema Membangun Desa
KLIKWARTAKU – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Kayong Utara menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Gema Membangun Desa yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kecamatan Teluk Batang, 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses kesehatan hingga ke desa-desa.
Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, skrining Tuberkulosis (TB), pemeriksaan kesehatan jiwa, penyuluhan kanker serviks, hingga pemeriksaan HPV DNA sebagai upaya deteksi dini penyakit.
Dinkes KB juga menghadirkan layanan dokter spesialis penyakit dalam melalui kerja sama dengan RSUD Soedarso. Masyarakat mendapat kesempatan berkonsultasi dan memperoleh pengobatan langsung dari Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. R. Sony Yusuf Wibisono, Sp.PD-KGH, tanpa dipungut biaya.
Selain itu, bekerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, dilakukan pula skrining kesehatan jiwa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental sekaligus mendeteksi dini gangguan kejiwaan.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, dr. Maria Fransisca A.S., M.A.R.S, mengatakan bahwa keikutsertaan Dinkes KB dalam Gema Membangun Desa bukan hanya untuk memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memastikan masyarakat di wilayah pesisir dan pedesaan memperoleh hak yang sama terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Teluk Batang mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang sama baiknya dengan masyarakat di wilayah perkotaan. Tidak boleh ada kesenjangan pelayanan hanya karena faktor geografis. Karena itu, kami membawa layanan yang lengkap, mulai dari pelayanan dasar, dokter spesialis, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa dan deteksi dini kanker,” ujarnya.
Menurut Maria, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, RSUD Soedarso, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergi seperti inilah yang harus terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan jemput bola.
“Melalui kegiatan seperti Gema Membangun Desa, kami tidak menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi justru pelayanan yang hadir mendekati masyarakat. Dengan cara ini, deteksi dini penyakit dapat dilakukan lebih cepat sehingga penanganannya juga menjadi lebih optimal,” jelasnya.
Selain pelayanan medis, Dinkes KB juga melakukan kunjungan ke Posyandu dan menyerahkan penghargaan kepada kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Maria menilai kader Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat karena menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.
“Kader Posyandu adalah mitra utama pemerintah dalam pembangunan kesehatan. Mereka bekerja dengan penuh pengabdian, mendampingi ibu hamil, balita, lansia, hingga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih kami atas dedikasi mereka yang luar biasa,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam sehat bersama dan kegiatan ramah tamah sebagai bagian dari kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Maria berharap semangat hidup sehat tidak hanya tumbuh selama kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembangunan kesehatan tidak cukup hanya dengan memberikan pengobatan. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga pola makan, rutin beraktivitas fisik, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui Gema Membangun Desa,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Dinkes KB Kabupaten Kayong Utara akan terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Pembangunan kesehatan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, hingga ke desa-desa dan wilayah pesisir,” tukasnya. *** Julizal










