Rayakan 5 Tahun Komicpon, Kemenkum Kalbar Dukung Perlindungan Hak Cipta Musisi Lokal Pontianak
KLIKWARTAKU – Suasana Aming Coffee Pontianak bergetar penuh semangat saat ratusan musisi, seniman, dan pemangku kepentingan berkumpul merayakan Anniversary ke-5 Komunitas Musisi Cafe Pontianak (Komicpon) bertema “Karya Musik Budak Pontianak Makin Asik”. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, hadir bersama jajaran sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan komunitas musik lokal sekaligus menginisiasi sosialisasi kebijakan strategis bagi para musisi. Jumat (17/7).
Perayaan yang juga dihadiri Wali Kota Pontianak, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Asisten III Pemkot Pontianak, perwakilan Disporapar, dan Satpol PP Pontianak ini mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah terhadap ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas. Ketua Komicpon dalam sambutannya menuturkan bahwa komunitas ini lahir di tengah keterbatasan masa pandemi sebagai ruang alternatif bagi musisi untuk terus berkarya, yang kini telah berkembang menjadi platform kolaboratif yang solid dan inklusif.
Wali Kota Pontianak menyampaikan apresiasi tinggi atas perkembangan komunitas musik yang semakin produktif, menegaskan bahwa musik adalah medium ekspresi budaya, penguatan identitas daerah, sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan ikut tampil bernyanyi bersama para musisi sebagai simbol kedekatan dan dukungan nyata pemerintah terhadap komunitas seni.
Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, memanfaatkan momentum perayaan ini untuk menyampaikan kabar baik bagi seluruh musisi Kalimantan Barat.
“Bermusik bukan hanya soal ekspresi dan kebahagiaan, tetapi juga tentang hak. Setiap nada yang kalian ciptakan, setiap lirik yang kalian tulis, adalah kekayaan intelektual yang layak dilindungi negara. Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan lagu dan musik akan digratiskan sepenuhnya — ini adalah hadiah nyata dari pemerintah untuk para musisi. Kanwil Kemenkum Kalbar siap mendampingi seluruh musisi Kalimantan Barat untuk segera mencatatkan karya mereka dan memperoleh perlindungan hukum yang setimpal atas kerja keras mereka berkarya,” tegas Jonny disambut antusias para musisi yang hadir.
Jonny juga menekankan pentingnya pengelolaan royalti melalui pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) agar para musisi dapat mengorganisir hak dan kewajibannya secara mandiri, tertib, dan transparan. Kanwil Kemenkum Kalbar menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi bersama Komicpon dalam mendorong kemajuan seni dan ekonomi kreatif di Kalimantan Barat.
Rangkaian acara semakin bermakna dengan prosesi pemotongan tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur dan sinergi antara pemerintah dengan pelaku ekonomi kreatif, dilanjutkan penampilan musik meriah dari para musisi lokal hingga larut malam.
Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar akan mendorong para musisi dan komunitas musik untuk segera melakukan pencatatan hak cipta, memfasilitasi pembentukan dan penguatan LMK di kalangan musisi, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan pelaku ekonomi kreatif demi terwujudnya ekosistem musik Kota Pontianak yang semakin berdaya saing.







