Motor Listrik Makin Diandalkan, ALVA Catat Jarak Tempuh Pengguna Capai 78 Juta Kilometer
KLIKWARTAKU – Tren penggunaan motor listrik di Indonesia terus menunjukkan perkembangan. Hal itu salah satunya terlihat dari meningkatnya pemanfaatan jaringan pengisian daya Boost Charge Station milik ALVA.
Dalam ajang GIIAS 2026, ALVA mengungkapkan bahwa durasi penggunaan jaringan Boost Charge Station mengalami lonjakan signifikan sepanjang semester pertama 2026.
Pada kuartal pertama 2026, total durasi pengisian daya tercatat sekitar 57 ribu jam. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi 154 ribu jam pada kuartal kedua 2026.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa motor listrik mulai semakin sering digunakan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Tak hanya dari sisi pemakaian charging, ALVA juga mencatat akumulasi jarak tempuh seluruh penggunanya telah mencapai 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026.
Menariknya, dalam sekitar satu setengah tahun terakhir terjadi tambahan jarak tempuh lebih dari 56 juta kilometer. Jika dirata-ratakan, terdapat tambahan perjalanan lebih dari 100 ribu kilometer setiap hari.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam pola kepemilikan dan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
“Pertumbuhan penggunaan Boost Charge menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Purbaja.
Menurutnya, perkembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya mengandalkan produk. Infrastruktur pengisian daya, layanan purna jual, teknologi, hingga dukungan kepada konsumen juga menjadi bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik.
“Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan kendaraan, tetapi memastikan pengguna memiliki akses terhadap charging, layanan purna jual, teknologi, dan dukungan komprehensif,” katanya.
AIPRO Hadir untuk Personalisasi Pengalaman Berkendara ALVA N3 Next Gen
Dalam kesempatan yang sama, ALVA juga memperkenalkan teknologi ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer atau AIPRO.
Fitur berbasis perangkat lunak tersebut dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada pemilik ALVA N3 Next Gen dalam menyesuaikan karakter berkendara sesuai kebutuhan dan preferensi.
AIPRO terintegrasi dengan aplikasi MyALVAapp, sehingga sejumlah pengaturan kendaraan dapat dilakukan secara lebih praktis.
Ada tiga fitur utama yang ditawarkan melalui AIPRO.
1. Hill Start Assist dan Hill Descent Assist
Fitur HSA/HDA membantu pengendara ketika kendaraan berhenti di kondisi tanjakan maupun turunan.
Dengan menahan tuas rem selama tiga detik, sistem dapat aktif secara otomatis dan menahan pergerakan kendaraan hingga 30 detik.
Fitur ini ditujukan untuk membantu pengendara ketika menghadapi kondisi jalan yang membutuhkan kontrol kendaraan lebih baik.
2. Regenerative Braking
Melalui fitur Regenerative Braking, pengendara dapat menyesuaikan besaran energi deselerasi ketika motor melambat.
Energi yang dihasilkan dari proses tersebut kemudian dapat dikembalikan menjadi tambahan daya ke baterai.
Dengan demikian, pengendara memiliki opsi untuk menyesuaikan karakter pengereman regeneratif sesuai gaya berkendara masing-masing.
3. Ride Mode Limiter
Fitur Ride Mode Limiter memungkinkan pemilik membatasi pilihan mode berkendara yang tersedia.
Mode yang dapat dibatasi meliputi Eco, Urban, dan Sport.
Fitur ini dapat berguna ketika motor dipinjamkan kepada orang lain melalui fitur Bike Sharing pada aplikasi. Pemilik dapat menentukan batas mode berkendara yang dapat digunakan.
ALVA Care, Lengkapi Ekosistem Kepemilikan Motor Listrik
Selain teknologi AIPRO, ALVA juga memperkenalkan ALVA Care, sebuah ekosistem layanan yang dirancang untuk memberikan dukungan selama masa kepemilikan kendaraan.
Program tersebut mencakup Customer Service serta Roadside Assistance yang tersedia selama 24 jam.
Konsumen juga memperoleh fasilitas pengisian daya gratis di seluruh jaringan Boost Charge Station.
Khusus untuk ALVA N3 Next Gen, ALVA memberikan jaminan garansi rangka hingga 5 tahun atau 50.000 kilometer.
Dukungan lainnya mencakup garansi baterai, komponen kendaraan, serta jasa servis sesuai ketentuan yang berlaku.
Jaringan Boost Charge Kini Lebih dari 400 Konektor
Untuk mendukung pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik, ALVA terus memperluas jaringan infrastruktur pengisian daya.
Hingga pertengahan 2026, jumlah konektor Boost Charge Station telah mencapai lebih dari 400 konektor.
Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan akhir 2025 yang berada di angka sekitar 150 konektor.
Di sisi layanan purna jual, jaringan ALVA kini telah tersebar di lebih dari 130 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi ALVA untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terkait akses pengisian daya dan layanan kendaraan listrik.
Pabrik ALVA Kantongi Sejumlah Sertifikasi
Komitmen ALVA juga tidak hanya terlihat dari sisi produk dan layanan. Dari sektor manufaktur, fasilitas produksi ALVA di Cikarang telah mengantongi sejumlah sertifikasi.
Sertifikasi tersebut meliputi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, serta Sertifikat INDI 4.0.
Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari penerapan standar manajemen mutu, pengelolaan lingkungan, serta transformasi menuju manufaktur berbasis teknologi.
Purbaja menegaskan bahwa ekosistem kendaraan listrik membutuhkan berbagai komponen yang saling terhubung.
“Ekosistem yang kuat dibangun dari berbagai bagian yang saling terhubung. Mulai dari kendaraan yang dapat dipersonalisasi, akses charging yang terus berkembang, hingga dukungan ketika konsumen membutuhkan bantuan,” pungkasnya.
Melalui pengembangan produk, infrastruktur charging, teknologi digital, serta layanan purna jual, ALVA ingin mendorong motor listrik tidak sekadar menjadi kendaraan alternatif, tetapi menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas masyarakat sehari-hari.



















