Tanamkan Budaya Keselamatan Laut Sejak Dini, UPP Kelas III Teluk Batang Edukasi Siswa SMA
KLIKWARTAKU – Kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran terus ditanamkan kepada generasi muda.
Melalui Sosialisasi Keselamatan Pelayaran yang digelar bagi pelajar SMA di wilayah Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Teluk Batang mengajak para siswa menjadi pelopor budaya keselamatan di lingkungan masyarakat pesisir.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Gema Membangun Desa Tahun 2026 itu diikuti siswa dan guru pendamping.
Mereka mendapatkan pembekalan mengenai tugas dan fungsi kebaharian, penggunaan peralatan keselamatan di atas kapal, hingga langkah-langkah penanganan keadaan darurat saat berada di perairan.
Kepala UPP Kelas III Teluk Batang, Aksar, mengatakan edukasi keselamatan pelayaran perlu diberikan sejak usia sekolah karena budaya keselamatan harus dibangun melalui pemahaman yang berkelanjutan.
“Keselamatan pelayaran bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi merupakan budaya yang harus ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun pemahaman para pelajar bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan menggunakan transportasi laut,” ujar Aksar.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Kayong Utara yang didominasi wilayah pesisir membuat transportasi laut menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas masyarakat.
Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan pelayaran menjadi bekal penting bagi setiap pengguna jasa angkutan laut, termasuk kalangan pelajar.
“Sebagian besar masyarakat di wilayah pesisir memanfaatkan kapal sebagai sarana mobilitas maupun aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai penggunaan alat keselamatan, pentingnya mengenakan life jacket, serta memahami prosedur darurat menjadi bekal yang sangat penting bagi generasi muda,” katanya.
Selain penyampaian materi, para peserta juga mengikuti praktik penggunaan life jacket sesuai standar keselamatan.
Melalui simulasi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan prosedur dasar yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan menggunakan kapal.
Aksar menilai pelajar memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai keselamatan pelayaran kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya.
“Kami berharap para siswa menjadi pelopor budaya keselamatan di lingkungan masing-masing. Ketika mereka memahami pentingnya keselamatan pelayaran, mereka dapat mengingatkan orang tua, saudara, maupun teman-temannya agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat berada di atas kapal maupun di kawasan pelabuhan,” tuturnya.
Ia menambahkan, UPP Kelas III Teluk Batang akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi laut.
Menurutnya, pembangunan sektor pelayaran tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan.
“Kami ingin membangun budaya keselamatan yang dimulai dari lingkungan sekolah. Edukasi yang diberikan hari ini diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap keselamatan pelayaran sehingga angka kecelakaan di perairan dapat terus ditekan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, UPP Kelas III Teluk Batang juga memperkenalkan tugas dan fungsi Kementerian Perhubungan kepada para peserta, termasuk memberikan informasi mengenai berbagai sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan sebagai salah satu pilihan pendidikan bagi para pelajar.
Aksar berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan melalui kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan transportasi laut yang aman, tertib, dan selamat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, target Zero Accident di sektor pelayaran bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan,” pungkasnya. *** Julizal










