klikwartaku.com
Beranda Metropolitan Pontianak Kuttab Al Kayyis Gelar Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Metode Ummi, 5 Santri Lulus Uji Publik

Kuttab Al Kayyis Gelar Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Metode Ummi, 5 Santri Lulus Uji Publik

Santri Kuttab Al Kayyis saat diwisuda. Foto: Dok. Istimewa

KLIKWARTAKU – Kuttab Al Kayyis menyelenggarakan kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Metode Ummi pada Sabtu (25/7/2026) di Aula P3SM Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi agenda uji publik bagi para santri yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an 30 juz sekaligus dinyatakan lulus ujian tartil menggunakan Metode Ummi.

Metode Ummi merupakan salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an yang dirancang untuk memudahkan anak-anak mempelajari Al-Qur’an secara bertahap, mulai dari tahsin, tajwid, hingga tahfiz.

Pada kegiatan tersebut, lima santri dinyatakan lulus uji publik, yakni Adinda Raisya, Fatimah Dzakiyatun Nisa, Maryam Adiva, Nazifa Siregar, dan Qonita Siregar. Empat santri, yakni Adinsa Raisya, Fatimah Dzakiyatun Nisa, Maryam Adiva, dan Nazifa Siregar merupakan siswi kelas V sekolah dasar, sedangkan Qonita Siregar masih duduk di kelas IV sekolah dasar. Kelimanya telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran sesuai standar Metode Ummi.

Ketua Kuttab Al Kayyis, Ustadzah Neng Erlita Nurmawanti, mengatakan bahwa Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum untuk meneguhkan hubungan para santri dengan Al-Qur’an.

“Harapannya, Al-Qur’an ini benar-benar menyatu dalam dada anak-anak dan terwujud dalam aktivitas keseharian mereka sebagai seorang muslim. Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan yang dihafal setiap hari, tetapi juga menjadi penuntun hidup dan petunjuk jalan bagi orang-orang yang beriman,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara itu, salah seorang wali santri, Diah Ambar Sari, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pendidikan Al-Qur’an yang diberikan Kuttab Al Kayyis kepada putrinya.

“Kami selaku orang tua sangat puas anak-anak belajar di Kuttab Al Kayyis, bahkan hasilnya di luar ekspektasi kami. Pengetahuan Al-Qur’an anak-anak benar-benar luar biasa dan justru membuat kami sebagai orang tua merasa harus terus belajar,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Mila Famila dari perwakilan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) yang turut hadir di lokasi dan memberikan sambutan menyampaikan bahwa ini adalah agenda yang begitu positif. KPAD sering mendapatkan laporan masalah yang terjadi pada anak. Salah satu penyebabnya adalah betapa anak anak itu jauh dari agama. Kuttab Alkayyis ini memang luar biasa dalam memberikan pembinaan kepada anak untuk menjadikan Alquran tidak hanya sebagai bacaan tapi juga pedoman hidup. selamat kepada kuttab alkayyis, semoga semakin banyak bermunculan lembaga pembinaan Alquran model seperti ini di kota pontianak

Kuttab Al Kayyis merupakan Tempat Pembelajaran Al-Qur’an (TPQ) yang menggunakan Metode Ummi sebagai sistem pembelajaran utamanya. Berlokasi di kawasan Kota Baru, Pontianak, lembaga ini berfokus pada pembinaan generasi Qur’ani melalui pembelajaran baca Al-Qur’an, tahsin, tajwid, tartil, hingga tahfiz.

Bagikan:

Iklan