klikwartaku.com
Beranda Ekonomi Dolar Menguat Tipis ke Rp18.034,80:  Pasar Cermati Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Dolar Menguat Tipis ke Rp18.034,80:  Pasar Cermati Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Para anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia berfoto bersama usai Rapat Dewan Gubernur, 16 Juli 2025. BI turunkan BI-Rate ke 5,25% untuk dorong pertumbuhan ekonomi dan jaga stabilitas Rupiah. (Foto: BI)

 

KLIKWARTAKU – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp18.034,80 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/7/2026) pukul 09.51 UTC. Pergerakan mata uang Garuda berlangsung di tengah perhatian pelaku pasar terhadap transisi kepemimpinan Bank Indonesia (BI) setelah pengunduran diri Gubernur Perry Warjiyo.

Pelaku pasar global masih mencermati berbagai sentimen yang memengaruhi nilai tukar rupiah, mulai dari arah kebijakan moneter BI, prospek suku bunga Amerika Serikat, hingga arus modal asing ke pasar negara berkembang. Ketidakpastian tersebut membuat pergerakan rupiah cenderung fluktuatif sepanjang perdagangan.

Sebelum pengunduran diri Perry Warjiyo, Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur Juli 2026 memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. BI juga meluncurkan sejumlah insentif untuk menarik aliran modal asing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tanpa membebani pertumbuhan ekonomi.

Analis menilai kepastian mengenai pengganti Gubernur BI akan menjadi salah satu faktor yang menentukan arah rupiah dalam jangka pendek. Pasar berharap kepemimpinan baru tetap menjaga independensi bank sentral dan melanjutkan kebijakan yang berorientasi pada stabilitas moneter.

Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, nilai tukar rupiah pada 27 Juli 2026 ditetapkan sebesar Rp17.995 per dolar AS. Perbedaan dengan kurs di platform pasar global merupakan hal yang wajar karena masing-masing menggunakan metode dan waktu pembaruan data yang berbeda.

 

 

Bagikan:

Iklan